web page hit counter Alasan Mengapa Service iPhone di Apple Resmi Mahal
Gadget

Alasan Mengapa Service iPhone di Apple Resmi Mahal

Ketika layar iPhone kamu retak atau tidak berfungsi dengan baik, maka tidak ada pilihan lain, kecuali diganti. Namun, ketika mengunjungi ke tempat service iPhone resmi, kamu akan terkejut dengan biaya yang harus ditanggung. Harga yang diberikan Apple sepertinya tidak masuk akal. Sebagai contoh, biaya perbaikan layar iPhone XS, Apple mematok harga USD 279 atau sekitar 3,9 juta rupiah. Sementara untuk kerusakan lain, kamu harus membayar sekitar USD 549 (7,6 juta rupiah). Mengapa service iPhone di Apple resmi mahal?

Alasan Mengapa Service iPhone di Apple Resmi Mahal

Apple pernah diprotes karena biaya perbaikan yang terlalu mahal. Bukan hanya biaya perbaikan iPhone saja tetapi semua produk Apple termasuk MacBook dan Apple Watch. Tidak jarang para pengguna diberi harga yang mendekati harga unit baru. Namun, jika kamu harus memilih opsi repair pihak ketiga tentunya harus Terpercaya, bergaransi dan ahli dalam service, Klik disini

Lebih parahnya, dari tahun ke tahun, Apple membuat produk yang dikeluarkan semakin sulit diperbaiki. Masih ingat bahwa Apple pernah merilis MacBook dengan baterai yang bisa dilepas-pasang dengan mudah? Lalu pada tahun 2018,

Apple mengeluarkan MacBook Air dengan baterai yang tidak bisa dibongkar pasang. Begitu pula dengan iPhone, Apple seakan membuatnya semakin sulit untuk diperbaiki oleh pihak ketiga.

Part Original 100%

Part pengganti iPhone dan produk Apple lainnya tidak dijual sembarangan. Hanya Apple Resmi yang memiliki akses untuk memesan part-part tersebut. Memang, kamu bisa mendapatkan part iPhone seperti baterai, layar sentuh, atau kamera dengan mudah di toko-toko online maupun ofline. Tetapi tidak menjamin keaslian dan kualitasnya.

Jika kamu memperbaiki iPhone di tempat service resmi, keaslian dan kualitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Part tersebut sudah pasti akan dipesan langsung dari Apple. Kualitas part pengganti tentu akan mempengaruhi kualitas pemakaian juga. Terutama jika berhubungan dengan layar sentuh. Apabila kualitas layar pengganti kurang baik, kamu mungkin akan kurang nyaman dalam melihat photo, melakukan video call, dan lainnya.

Teknisi Bersertifikat Apple

Apple tidak ingin sembarangan merekrut karyawan. Mereka ingin mempertahankan kualitas layanan dan kepuasan konsumen. Dari mulai sales hingga teknis terutama wajib mengikuti tes dan mendapatkan sertifikat dari Apple. Untuk mengikuti tes ini tidak gratis. Biaya tes tersebut dibayar oleh perusahaan. iPhone kamu sudah pasti ditangani dengan baik dan profesional.

Teknisi resmi Apple tidak hanya mampu memperbaiki iPhone secara profesional. Mereka juga memiliki pengetahuan menyeluruh terhadap program-program lain, seperti Apple replacement program, AppleCare, dan sebagainya.

Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja juga bisa menjadi alasan mengapa service iPhone di Apple resmi mahal. Hampir semua Apple produk dibuat di China dimana upah tenaga kerjanya kecil. Sedangkan, di tempat service iPhone resmi, perusahan harus membayar teknisi dengan gaji yang beragam tergantung negara. Tetapi, umumnya lebih besar dari upah tenaga kerja di China.

Selain itu, untuk membongkar iPhone, mengecek, dan memasang kembali part-part setiap unit yang rusak, cukup memakan waktu yang tidak sedikit dan ketelitian. Apabila dilakukan terburu-buru dan tidak teliti malah bisa merugikan perusahaan karena bertambah rusak.

Termasuk Garansi dan Penggantian Unit

Setiap tempat service iPhone, biasanya akan memberikan garansi setelah perbaikan. Tetapi, selain tempat service resmi Apple, umumnya paling lama hanya memberikan garansi hingga satu bulan saja. Bahkan ada yang hanya memberikan garansi satu minggu saja.

Semua tempat service Apple resmi akan memberikan garansi 90 hari setelah perbaikan. Apabila dalam waktu 90 hari tersebut, iPhone tersebut masalah yang sama muncul lagi, kemungkinan kamu akan diberikan penggantian unit baru.

AppleCare+

Alasan Mengapa Service iPhone di Apple Resmi Mahal

AppleCare+ adalah asuransi perlindungan produk dari Apple. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari bisnis Apple dengan pendapatan yang cukup menjanjikan. Itulah mengapa Apple menekankan semua karyawannya untuk merekomendasikan AppleCare+ kepada setiap konsumen yang membeli iPhone atau produk lainnya.

Perbandingan biaya service dengan dan tanpa menggunakan AppleCare+ cukup signifikan. Sepertinya, Apple memang sengaja membuatnya demikian agar konsumen tertarik untuk membeli layanan asuransi dari Apple. Sebagai contoh, biaya perbaikan layar iPhone 11 tanpa AppleCare+ adalah USD 199 atau sekitar 2,7 juta rupiah. Coba tebak jika kamu memiliki AppleCare+? Kamu cukup membayar USD 29 (400 ribu rupiah). Biaya ini berlaku untuk semua jenis iPhone. Perbedaan yang jauh sekali, bukan?

Leave a Comment