Otomotif

Jangan Pernah Isi Radiator Mobil Dengan Air Biasa. Gunakan Coolant

Jangan Pernah Isi Radiator Mobil Dengan Air Biasa. Gunakan Coolant. Pentingnya coolant untuk radiator. Sejumlah orang berfikir bahwa menggunakan air murni pada cairan coolant dalam radiator mobil baik jika Anda hidup dalam iklim yang hangat. Coolant umumnya dikenal sebagai “anti-freeze, ” dan apa Fungsi coolant ?

Kesalahpahaman ini adalah umum, dan datang dengan risiko substansial untuk kesehatan mesin Anda. Setelah Anda memahami apa yang sebenarnya Coolant, Anda tidak mungkin berbuat kesalahan yang sama.

Apa itu Coolant/anti-freeze ?

Produk ini sebenarnya hanya aditif yang ketika dicampur dengan air berfungsi untuk memperluas jangkauan di mana air biasa akan membeku dan mendidih. Coolant tidak memiliki sifat ini, tapi itu menjadi keuntungan untuk sistem pendinginan mesin Anda ketika dicampur dengan air pada rasio 50/50. Dalam rasio ini, campuran tidak akan membeku sampai suhu mencapai minus 30 derajat F., dan tidak akan mendidih sampai 275 derajat F. atau lebih. Properti ini sangat penting untuk sistem pendinginan mesin Anda. Dalam cairan coolant yang dijual dipasaran sudah memiliki campuran yang pas sehingga anda tidak perlu mencampurkan cairan lain kedalamnya.

Bahan utama dalam coolant adalah etilena glikol (eg) dan/atau Propylene glikol (PG). Ini adalah bahan aktif yang memungkinkan campuran pendingin untuk tetap dalam bentuk cair atas seperti Rentang suhu yang luas. Untuk ini, ada sejumlah aditif dan inhibitor ditambahkan ke bahan aktif.

Pewarna juga ditambahkan ke coolant yang memberikan warna yang sangat cerah. Warnanya cukup mencolok dan mungkin berwarna hijau, kuning, merah muda, oranye, atau merah. Ini dimaksudkan untuk membantu mengidentifikasi bahan di anti-freeze sehingga Anda dapat menggunakan produk yang sesuai untuk sifat sistem pendinginan mesin Anda. Jika Anda mengubah Coolant sendiri, pastikan untuk berkonsultasi dengan dealer atau periksa manual pemilik kendaraan untuk Coolant yang dianjurkan.

Pentingnya Coolant untuk mesin Mobil

Manfaat inti dari coolant untuk sistem pendinginan mobil Anda terletak pada fakta bahwa campuran tetap dalam cairan untuk kisaran suhu yang luas. Ini berarti bahwa dalam kondisi cuaca beku, pendingin akan tetap menjadi cairan dan dapat bersirkulasi secara efektif melalui sistem untuk mendinginkan mesin dan mencegah kerusakan. Dan dalam cuaca panas atau ketika mobil sedang dioperasikan pada beban puncak untuk waktu yang lama, Coolant tidak akan akan mendidih dan terus bersirkulasi sebagai cairan, pendinginan mesin secara efektif.

Aditif dalam pendingin coolant berfungsi mencegah korosi dari bagian dalam sistem sirkulasi pendingin mesin. Dan karena logam yang digunakan dalam sistem pendinginan berbeda dari setiap produsen, sangat penting untuk menggunakan pendingin yang cocok untuk mobil Anda. Meskipun beberapa pendingin dipasarkan sebagai produk universal yang cocok untuk semua mobil, alangkah baiknya anda memastikan coolant yang cocok ke dealer mobil anda.

Apabila anda masih menggunakan air biasa atau air mineral untuk mengisi radiator anda. Maka saya sarankan untuk menggantinya dengan coolant yang memang diperuntukkan untuk sistem pendingin mesin. Apabila menggunakan air mineral atau air kran biasa dikhawatirkan terjadi pengendapan kotoran dan korosi yang dapat menyumbat sistem pendingin mesin anda sehingga dapat menyebabkan mesin overheat hingga rusak sistem pendingin mesin. Untuk radiator mobil coolant yang dibutuhkan sekitar 5 liter. dengan harga yang beragam mulai 50 ribu sampai 200ribu rupiah.

Berikut ini adalah daftar merek coolant yang direkomendasikan untuk mobil anda

  • Prestone radiator coolant
  • Master radiator coolant
  • Powerplus¬†radiator coolant
  • Power TOP 1 coolant
  • Megacools radiator coolant
  • Jumbo Coolant
  • Cross one coolant
  • Honda radiator coolant
  • Toyota radiator coolant
  • Suzuki radiator coolant

 

Leave a Comment