free hit counters Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross
Otomotif

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross. Antara ke empat jenis sepeda motor tersebut secara fisik memang terlihat sama. Karena keempat motor tersebut selalu identik dengan kaki-kaki dan spakbor depan yang tinggi. Namun tau kah anda bahwa Supermoto, Trail, Enduro dan Motocross sebenarnya berbeda ?

Keempat motor ini apabila diperhatikan lebih detail memiliki perbedaan. Perbedaan ini dibedakan berdasarkan purpose atau tujuan riding. Ada motor yang dikhususkan untuk medan berat, ada yang untuk semi off road, ada pula untuk khusus jalan aspal seperti motor jalanraya lainya.

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross

1. Trail

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross

Motor Trail atau disebut motor dual sport. Motor ini adalah motor yang sering kita lihat dijalan raya dan dijual secara legal dipasaran. Dan memiliki kelengkapan standar jalan raya sehingga tidak akan kena tilang apabila menggunakan perlengkapan standar dan lengkap. Disebut motor dual sport karena motor ini bisa digunakan dijalan raya namun juga bisa digunakan untuk jalan tanah dan berbatu off road. Walaupun motor ini menggunakan ban tahu/pacul kotak-kotak dual purpose, motor ini tetap nyaman digunakan dijalan aspal. Umumnya motor ini memiliki ukuran ban depan lebih besar dari ban belakang.

Motor trail adalah motor yang umum digunakan untuk hobi trabas masyarakat indonesia yang kadang juga melintas dijalan tengah kota. Contoh motor trail yang banyak ditemukan di dealer Indonesia adalah Honda CRF150 dan Kawasaki KLX250, Kawasaki KX65, Suzuki Trail DS200S, Viar Cross X200 dan lain-lain.

Baca Juga : Pilih Mana ? Perbedaan Honda CRF 150 dan Kawasaki KLX 150

2. Supermoto

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross

Supermoto adalah sebuah motor yang memiliki spesifikasi motor trail nemun menggunakan ban halus dan nyaman. Supermoto tidak cocok digunakan pada jalan off road. Biasanya motor ini digunakan untuk harian seperti motor jalan raya lainya atau freestyle dijalan aspal. Biasanya ukuran ban depan dan belakang sama yaitu 17 inci. Motor ini sangat cocok untuk touring dari kota ke kota.

Contoh supermoto adalah Kawasaki Dtracker, Honda CRF250M, Yamaha WR250X, KTM 690SCM, Suzuki DRZ 450SM, Aprilia SXV 550 dan lain-lain. Biasnya motor ini juga bisa dibuat dengan memodifikasi motor trail.

3. Enduro

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross

Enduro adalah sebuah kompetisi yang lebih mengutamakan ketahanan baik ketahanan motor maupun ketahanan bikers. Enduro memiliki banyak rintangan exteam seperti jalan berbatu, melewati sungai, lumpur yang dalam, melewati batang pohon, naik turun bukit dalam perjalanan yang lumayan jauh. Motor enduro harus memiliki ketahanan yang tinggi dan terkadang masih dilengkapi lampu utama untuk kegiatan malam hari. Ban yang digunakan berupa ban tahu/pacul dengan kembangan kotak-kotak yang besar. biasanya motor jenis ini memiliki tangko bahan bakar lebih besar karena dituntut untuk bisa menempuh jarak yang jauh.

Motor Enduro tidak legal digunakan dijalan raya karena tidak memiliki perlengkapan yang standar. Spesifikasi motor ini berada dibawah motocross walaupun kalau tidak diperhatikan secara detail tidak akan begitu terlihat.

4. Motocross

Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross

Motocross adalah sebuah kompetisi motor off road yang berlangsung pada sebuah sirkuit off road yang identik dengan tanah dan rintangan. Karena merupakan sebuah kompetisi maka motor yang digunakan memiliki spesifikasi balap yang tinggi. Biasnya balapan ini menggunakan kapasitas 125cc sampai 400cc, shockbreaker dengan merk terkenal yang memiliki kualitas terbaik, sasis yang kuat dan ban tahu/pacul yang kembanganya besar.

Sama seperti Enduro, motor ini tidak cocok digunakan dijalan aspal. Motocross memiliki harga yang paling tinggi diantara ketiga motor diatas karena memang diperuntukkan untuk balap, dan illegal digunakan dijalan raya karena tidak memiliki perlengkapan jalan raya standar seperti dudukan plat nomor, lampu depan, lampu standar, lampu sein, klakson dan knalpot yang tidak lolos uji emisi. Contoh motocross adalah KTM 125SX, KTM 150SX, KTM 250SX, Yamaha YZ125, Yamaha YZ150, Yamaha YZ250, Kawasaki KX250F, Kawasaki KX450F dan Honda CRF150R, Honda CRF250X Honda CRF250L

Baca Juga : 10 Daftar Brand atau Merk Helm Terbaik 2020

Diatas adalah Perbedaan Trail vs Supermoto vs Enduro vs Motocross. Apabila anda berminat dengan motor jenis ini saya sarankan untuk membeli motor trail karena legal dan banyak ditemukan di Dealer Indonesia. Anda bisa memodifikasi motor trail sesuai kebutuhan anda karena sparepart lebih mudah didapatkan dibandingkan motor-motor yang jarang ditemukan di dealer.

Leave a Comment